Menaker Seminar Nasional di Universitas Iskandarmuda

Universitas Iskandarmuda (Unida) menggelar Seminar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional, dengan tema Penguatan Sumber Daya Manusia (SDM) yang Unggul dan Berbudaya K3 pada Semua Sektor Usaha, di Auditorium Pascasarjana Unida, Banda Aceh, Senin 11 Januari 2021.

Seminar K3 nasional ini dihadiri Ketua Yayasan Unida, Drs. H. A. Malik Raden, MM, para staf dan dosen, perwakilan dari mahasiswa, serta Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia (Kemenaker RI), Ida Fauziyah.

Dalam sambutannya, Malik menceritakan sejarah berdirinya kampus Unida yaitu sejak 25 Februari 1962, saat itu bernama Universitas Islam Aceh (UIA), diresmikan oleh Presiden pertama Indonesia, Soekarno bersamaan dengan Universitas Syiah Kuala (USK) dan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ar Raniry, yang kini berubah nama menjadi Universitas Islam Negeri (UIN) Ar Raniry.

“Ada tiga universitas yang diresmikan oleh presiden waktu itu. Dua universitas negeri, satu universitas swasta dan satu-satunya waktu itu universitas swasta di Aceh yaitu UIA yang sekarang menjadi Unida,” tuturnya.

Terkait pelaksanaan seminar K3, Malik mengaku Yayasan Unida di tahun 2020 sudah mengajukan permohonan kepada Kemenaker untuk membangun satu workshop kewirausahaan.

Namun sebelumnya tidak berhasil, karena dalam situasi pandemi Covid-19. “Untuk itu kami berharap dengan kehadiran menteri di tempat kami, Insya Allah untuk tahun 2021 kami mencoba kembali supaya ini bisa berhasil,” harapnya.

Menaker RI, Ida Fauziyah, sedang memberikan sambutan pada acara Seminar Nasional di Universitas Iskandarmuda

Sementara, Menaker RI, Ida Fauziyah, dalam sambutannya mengatakan akan melakukan reformasi pengawasan lingkungan kerjaan sesuai dengan program Kemenaker di tahun 2021. Reformasi yang dimaksud tidak terbatas pada penguatan integritas para pengawas saja, tetapi melingkupi pembaruan, pendekatan, pembinaan, dan pelayanan publik, diantaranya dengan mengembangkan platform digital teman K3 yang bermanfaat untuk mengetahui semua perkembangan K3 di Indonesia termasuk dalam hal pelayanan publik, sertifikasi, meningkatkan kualitas, dan kemampuan individu perusahaan dalam K3.

Ida menuturkan pihaknya juga akan melakukan penguatan kualitas pengawas ketenagakerjaan dalam respon perkembangan mutakhir di bidang ketenagakerjaan. Diperkirakan akan muncul banyak bentuk pekerjaan baru, dan juga akan memiliki bentuk risiko baru. “Untuk itu kami akan memastikan bahwa kami tidak tertinggal dalam respon perkembangan K3 terkini di dunia nyata,” janjinya. 

Dalam kesempatan tersebut, ia pun memberikan apresiasi langkah civitas akademika Universitas Iskandar Muda menggelar acara seminar yang sangat penting untuk meningkatkan pemahaman tentang peranan budaya K3 dalam pembangunan SDM berkualitas.

Ia berharap acara seminar ini mampu membuka pintu kolaborasi dan sinergi agar semua stakeholders ikut mendukung peran Kemnaker dalam mendorong penguatan SDM unggul.

“Yakni memuliakan keselamatan dan kesehatan kerja dalam rangka meningkatkan perlindungan pekerja dan keberlangsungan usaha untuk mendorong produktivitas,” tandasnya.

(BR)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *